Sekarang tuh kalau lagi laper tapi males keluar, solusi paling gampang ya pesan makanan online. Tinggal buka ShopeeFood, scroll-scroll sebentar, lihat promo, terus checkout. Nggak sampai lima menit biasanya pesanan udah dibuat. Setelah itu tinggal rebahan sambil nunggu abang driver datang.
Kedengarannya simpel banget, kan?
Tapi kadang yang simpel malah berubah jadi drama. ðŸ˜
Pernah nggak sih udah nunggu lama, terus pas makanan datang ternyata ada yang salah? Misalnya kita pesan nasi goreng seafood, eh yang datang nasi goreng biasa. Atau kita pesan dua porsi, yang datang cuma satu. Lebih ngeselin lagi kalau minuman yang udah dibayar malah nggak ada.
Di situ biasanya mulai muncul satu pertanyaan: “Terus gue komplain ke siapa?”
Sebenarnya ShopeeFood udah menyediakan fitur bantuan buat masalah seperti ini. Kita bisa melaporkan pesanan yang nggak sesuai, makanan kurang, makanan salah, atau kendala lainnya. Tapi sebagai pengguna, kadang kita merasa prosesnya cukup bikin bingung.
Apalagi kalau lagi lapar.
Buka aplikasi, cari pesanan, masuk ke bantuan, pilih kendala, baca instruksi, terus kadang diminta foto bukti. Kalau kondisi lagi emosi, rasanya pengen langsung ngetik, “MINUMAN SAYA MANA?” dengan huruf kapital semua.
Padahal kalau dipikir-pikir, komplain dengan emosi berlebihan juga nggak akan membuat masalah selesai lebih cepat.
Yang paling aman sebenarnya adalah mengumpulkan bukti dulu. Foto makanan yang datang, cek kembali detail pesanan, dan pastikan memang ada bagian yang tidak sesuai. Jangan sampai kita komplain karena merasa kurang, padahal ternyata menu tersebut memang nggak termasuk dalam paket yang dipesan.
Kalau semuanya sudah jelas, baru ajukan komplain.
Menurut saya, yang paling penting dari layanan komplain itu bukan cuma soal uang kembali. Yang nggak kalah penting adalah respons yang jelas. Konsumen pengen tahu masalahnya sedang diproses atau nggak. Jangan sampai sudah bikin laporan, terus kita malah bingung harus menunggu sampai kapan.
Soalnya ketika seseorang pesan makanan, biasanya ada alasan kenapa dia memilih pesan lewat aplikasi. Bisa karena lagi kerja, lagi sibuk, hujan, capek, atau callcenterno.vip memang nggak mau keluar rumah. Jadi ketika pesanan bermasalah, yang hilang bukan cuma makanan, tapi juga waktu dan mood.
Namun kita juga harus ingat, kesalahan nggak selalu berasal dari platform. Bisa saja restoran yang salah menyiapkan makanan. Bisa juga ada barang yang tertinggal sebelum pesanan diambil driver. Jadi jangan langsung menyalahkan driver hanya karena pesanan kita nggak lengkap.
Driver juga manusia. Mereka cuma mengantarkan apa yang diberikan oleh restoran.
Kalau mau komplain, ya komplain dengan cara yang benar. Jelaskan masalahnya, sertakan bukti, dan tunggu proses penyelesaiannya. Nggak perlu sambil marah-marah atau menghina pihak tertentu.
Karena pada akhirnya kita semua cuma mau satu hal: pesanan datang sesuai, makanan enak, perut kenyang, dan hidup tentram.
ShopeeFood memang bikin pesan makanan jadi gampang, tapi kalau ada masalah, pengguna juga perlu tahu cara menyampaikannya dengan baik. Jadi kalau suatu hari pesanan kamu salah atau kurang, jangan langsung panik.
Tarik napas.
Foto makanannya.
Cek pesanan.
Lalu komplain.
Semoga setelah itu masalah selesai dan nggak ada lagi drama “pesan ayam, yang datang cuma sambal.” ðŸ˜